MAKALAH METODOLOGI PENELITIAN



MAKALAH METODOLOGI PENELITIAN
Diajukan Sebagai Tugas Mata Kuliah Metodologi Penelitian




BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang
Prestasi merupakan pencapaian maksimal yang diperoleh seorang peserta didik melalui berbagai usaha dan pengorbanan serta merupakan tujuan yang ingin dicapai dalam setiap kegiatan pembelajaran.Tujuan yang ingin dicapai dalam setiap pembelajaran adalah keberhasilan dalam pendidikan. Salah satu indikator untuk menentukan keberhasilan pendidikan adalah dengan melihat prestasi yang dicapai oleh peserta didik. Menurut Nasution (1996:17) menyatakan bahwa:
prestasi belajar adalah kesempurnaan yang dicapai seseorang dalam berpikir merasa dan berbuat . oleh karena itu prestasi belajar dikatakan sempurna apabila memenuhi 3 aspek yakni: kognitif, afektif, dan psikomotorik, sebaliknya prestasi dikatakan kurang memuaskan apabila seseorang belum mampu memenuhi target dalam tiga kriteria tersebut.

Untuk mewujudkan prestasi belajar yang baik harus ada kerja keras dari semua pelaku dalam dunia pendidikan serta faktor-faktor lain misalnya fasilitas-fasilitas yang menunjang dan sistem pendidikan/kurikulum yang baik.berbagai masalah diatas merupakan masalah yang paling mendasar dalaam dunia pendidikan di indonesia pada masa sekarang ini. Berbagai upayadilakukan oelh pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan mulai dari tingkat pendidikan dasar sampai ke tingkat perguruan tinggi serta untuk mendapatkan sumber daya manusia yang berkualitas dengan prestasi yang baik, diantaranya denganpenggunaan media pembelajaran dalam proses kegiatan belajar mengajar. National education asociation (1969) (http://februl.wordpress.com/2012/09/09/media-pendidikan/) menyatakan bahwa:
Media pembelajaran adalah sarana komunikasi dalam bentuk cetak  maupun pandang-dengar, termasuk teknologi perangkat keras.
Berdasarkan pengertian tersebut nampak bahwa media pembelajaran merupakan suatu komponen integral dari sistem pembelajaran yang diharapkan dapat menyalurkan pesan, mampu menrangsang pikiran, perasaan, dan kemauan peserta didik sehingga dapat mendorong terciptanya proses belajar pada diri peserta didik serta tujuan pengajaran dapat mudah tercapai. Media pembelajaran sangat penting dalam proses pembelajaran disekolah, karena media pembelajaran merupakan alat bantu yang dapat mempermudah proses penerimaan materi pelajaran yang disampaikan pendidik sehingga peserta didik akan lebih termotivasi dalam mempelajari materi pembelajaran.media pembelajaran memberikan kesempatan berasosiasi kepada peserta didik untuk mendapatkan dan memperkaya pengetahuan dengan menggynakan berbagai alat, buku, narasumber atau tempat. Dengan demikian maka penggunaan media pembelajaran mampu meningkatkan perkembanganpeserta didik dalam berbahasa melalui komunikasi tentang hal-hal yang berhubungan dengan sumber belajar dan mampu meningkatkan prestasi belajar peserta didik.
            Berdasarkan uraian-uraian diatas maka peneliti tertarik untuk meneliti masalah ini dengan judul “ PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS VII DI SMP TERPADU AR-RISALAH”.















BAB II
PEMBAHASAN

Objek Penelitian
Penelitian ini memiliki dua variabel, untuk variabel pertama penggunaan media pembelajaran (X). Sedangkan variabel keduanya adalah prestasi belajar siswa (Y) yang indikatornya adalah daftar nilai pada mata pelajran biologi. Adapun penelitian ini dilaksanakan dikelas VII SMP TERPADU AR-RISALAH.

Sumber Data
            Sumber data adalah subjek darimana data diperoleh. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu daftar nilai mata pelajaran Biologi siswa kelas VII dan hasil observasi kepada guru mata pelajaran Biologi.

Metode Penelitian
            Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan penelitian ini metode penelitian deskriptif, karena dilakukan dengan cara menbuat gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta atau objek serta menginterpretasikan pengaruh antara fenomena yang diteliti. Sejalan dengan pendapat sugiyono (2010: 11) yang menyatakan bahwa:
Pelaksanaan metode deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih (independent) tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan dengan variabel yang lain. Untuk menganalisis data dalam penelitian ini digunakan pendekatan analisis statistika melalui analisis korelasi product moment dan koefisien determinasi (KD).




Populasi
            Pelaksanaan suatu penelitian tidak lepas dari objek penelitian yang merupakan variabel yang diperlukan untuk memecahkan masalah atau menunjang keberhasilan penelitian. Menurut Sugiyono (2004:71) menyatakan bahwa:
populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek dan subjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian  ditarik kesimpulannya. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VII SMP TERPADU AR-RISALAH yang berjumlah 120 orang.


Teknik Pengumpulan Data
            Untuk mendapatkan data dan informasi sebagai unsur yang menunjang penelitian ini, maka penulis mengumpulkan data sebagai berikut :
a)      Studi dokumentasi
Adalah teknik pengumpulan data melalui laporan yang terdapat disekolah yang akan diteliti yaitu daftar nilai siswa pada pelajaran biologi.
b)      Angket
Jenis pengumpulan data ini adalah dengan membuat sejumlah daftar pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi tertentu dari responden. Metode angket dimaksudkan untuk memperoleh data berupa jawaban-jawaban responden yang kemudian dijadikan informasi sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Angket tersebut diberikan kepadasiswa kelas VII Yang berjumlah 55 orang responden. Tujuan penggunaan angket dalam penelitian ini adalah untuk memperoleh data mengenai pengaruh penggunaan media pembelajaran terhadap prestasi belajar siswa.
c)      Observasi
Adalah teknik pengumpulan data dengan cara mewawanvara guru untuk memperoleh informasi yang menunjang penelitian ini.

Instrumen
            Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan observasi. Instrumen untuk observasi adalah panduan observasi yang berpa checklist. Checklist yaitu alat observasi yang terdiri dari daftar item yang berisi nama-nama objek subjek dan faktor-faktor yang diobservasi. Ada tidaknya faktor-faktor yang diobservasi memberikan check “ya” atau “tidak”. Instrumen untuk kuesioner adalah daftar pertanyaan tertulis yang diberikan kepada responden untuk mendapatkan informasi.




BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
            Setelah mengamati, menelaah, menganalisis, dan mengkaji 3 buah skripsi terdapat kesamaan diantaranya: metode yang digunakan metode deskriptif.  Sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan cara studi dokumentasi, angket dan observasi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan observasi. Dan sumber data yang digunakan yaitu daftar nilai siswa dan wawancara kepada guru mata pelajaran. Serta sama-sama menggunakan prestasi belajar sebagai variabel y-nya.














DAFTAR PUSTAKA

Nurhayati, Yani.(2010).Pengaruh Penerapan Metode Pemberian Tugas terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akuntansi kelas XI IPS MA Nurul Huda.Universitas Galuh Ciamis.
Fitriyanti, Hany.(2011).Pengaruh Penerapan Sistem Kredit Semester (SKS) terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akuntansi kelas XII IPA SMA Negeri 1 Ciamis.Universitas Galuh Ciamis.
Purnama, Salis.(2010). Pengaruh Strategi Pembelajaran Inquiry terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akuntansi kelas XI IPS SMA Negeri 3 Banjar.Universitas Galuh Ciamis.
Nasution. (2010). Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar dan Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Sugiyono.(2010).Metode penelitian pendidikan.Bandung:CV.Alfabeta









Komentar